Jakarta – Sholat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Ibadah ini dikerjakan ketika matahari mulai naik hingga sebelum memasuki waktu zuhur.
Kata dhuha sendiri merujuk pada waktu pagi menjelang siang, yaitu sejak matahari terbit dan mulai meninggi hingga matahari bergeser ke arah barat.
Hukum melaksanakan sholat dhuha adalah sunnah muakkad, yaitu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW juga pernah memberikan wasiat kepada sahabat Abu Hurairah RA agar senantiasa menjaga amalan ini.
Salah satu keutamaan sholat dhuha adalah menjadi sebab datangnya ampunan Allah SWT. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA disebutkan:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، قَالَ مَنْ حَافَظَ عَلَى سُبْحَةِ الضُّحَى غُفِرَتْ ذُنُوبُهُ ، وَإِنْ كَانَتْ أَكْثَرَ مِنْ زَبَدِ الْبَحْر
Artinya:
"Barang siapa menjaga sholat dhuha, maka Allah akan mengampuni segala dosanya walaupun sebanyak buih di lautan."
Sholat dhuha paling sedikit dikerjakan sebanyak dua rakaat. Namun, jumlah rakaatnya dapat ditambah sesuai kemampuan dan keinginan seseorang dalam beribadah.
Tata Cara Sholat Dhuha
Berikut tata cara pelaksanaan sholat dhuha:
1. Membaca niat sholat dhuha
أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya:
"Saya niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah ta'ala."
2. Membaca surah Al-Fatihah
Setelah membaca niat, dilanjutkan dengan membaca surah Al-Fatihah pada setiap rakaat.
3. Membaca surah pendek Al-Qur’an
Pada rakaat pertama, dianjurkan membaca surah Asy-Syams. Sedangkan rakaat kedua dianjurkan membaca surah Ad-Dhuha.
Namun, apabila tidak membaca kedua surah tersebut, dapat diganti dengan surah lain seperti Al-Kafirun atau Al-Ikhlas.
Setelah itu, gerakan dan bacaan sholat dilakukan seperti sholat pada umumnya hingga salam.
Doa Setelah Sholat Dhuha
Setelah selesai melaksanakan sholat dhuha, dianjurkan membaca doa berikut:
اللهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
Allahumma innadh dhuha'a dhuha'uka, wal bahaa'a bahaa'uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka.
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan penjagaan adalah penjagaan-Mu."
Kemudian dilanjutkan dengan memohon kepada Allah SWT agar diberikan rezeki yang baik dan dimudahkan segala urusan:
"Ya Allah, apabila rezekiku berada di langit maka turunkanlah, apabila berada di bumi maka keluarkanlah, apabila sulit maka mudahkanlah, apabila haram maka sucikanlah, apabila jauh maka dekatkanlah. Dengan keberkahan waktu dhuha-Mu, kekuasaan-Mu, dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."
Melalui sholat dhuha, seorang muslim tidak hanya memohon kelancaran rezeki, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjaga hubungan spiritual di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari.
Pastikan ibadah haji dan umroh Anda lebih nyaman, aman, dan terarah bersama Jana Madinah Wisata ✨
Mulai dari persiapan keberangkatan, pendampingan ibadah, hingga pelayanan selama di Tanah Suci, kami siap menemani perjalanan ibadah Anda dengan pelayanan terbaik.
Yuk wujudkan niat suci ke Baitullah bersama Jana Madinah Wisata 🤍
📞 Konsultasi & pendaftaran sekarang juga, karena kuota keberangkatan terbatas!
