Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Bandara memastikan keamanan barang bawaan jemaah haji yang meninggal dunia selama berada di Tanah Suci. Seluruh barang milik jemaah, mulai dari koper bagasi hingga tas berisi barang berharga, dipastikan tetap akan dipulangkan ke Indonesia dan diserahkan kepada pihak keluarga atau ahli waris.

Kepala PPIH Daker Bandara, Abdul Basir, menjelaskan bahwa mekanisme pengembalian barang milik jemaah wafat telah diatur secara sistematis. Barang-barang tersebut dapat dipulangkan bersama kloter asal jemaah maupun melalui kloter berikutnya.


“Bisa dengan kloternya, bisa dengan kloter selanjutnya. Yang jelas, bagi jemaah yang meninggal dunia, semua barangnya akan terkirim ke daerahnya masing-masing,” ujar Abdul Basir saat ditemui di Bandara Jeddah, Jumat (12/6).


Proses pengumpulan barang dilakukan melalui koordinasi ketua kloter dengan pihak sektor setempat sebelum dibawa ke bandara. Setelah tiba di bandara, barang-barang tersebut akan diproses seperti koper biasa untuk diterbangkan kembali ke Indonesia.

Penanganan barang dilakukan lebih ketat apabila jemaah sempat dirawat di rumah sakit setelah tiba di bandara lalu dinyatakan meninggal dunia. Dalam salah satu kasus, petugas menemukan tas milik jemaah yang berisi uang tunai dalam jumlah besar.

“Tasnya karena ada barang-barang berharga, kami kan cek semuanya isinya ada uang juta rupiah, juga ada riyal masih ada berapa ratus riyal gitu. Itu ya segera kita amankan dan nanti segera kita serahkan ke kloter berikutnya,” ungkap Basir.


Ia menambahkan, seluruh barang berharga yang ditemukan akan dicatat secara rinci dalam berita acara untuk memastikan keamanan dan transparansi proses penyerahan.

“Nanti biasanya disebutkan di berita acara, disebutkan tas milik siapa isinya apa,” imbuhnya.

Setelah tiba di Indonesia, barang-barang tersebut akan dikoordinasikan dengan PPIH debarkasi di daerah asal jemaah agar proses penyerahan kepada keluarga dapat berjalan dengan baik.

“Nanti di debarkasi bisa diurus. Kita informasikan ke ketua PPIH debarkasi bahwa ada barang-barang milik jemaah yang wafat dan kita titipkan,” jelas Basir.


Meski demikian, Basir menegaskan bahwa jaminan pengembalian berlaku untuk seluruh barang yang masih berada dalam penguasaan petugas di lapangan.

“Semua barang kalau memang barangnya dalam penguasaan petugas ya akan diberikan. Tapi kalau barangnya yang kita tidak tahu ada di mana ya nggak bisa kita,” pungkasnya.


Pastikan ibadah haji dan umroh Anda lebih nyaman, aman, dan terarah bersama Jana Madinah Wisata ✨

Mulai dari persiapan keberangkatan, pendampingan ibadah, hingga pelayanan selama di Tanah Suci, kami siap menemani perjalanan ibadah Anda dengan pelayanan terbaik.

Yuk wujudkan niat suci ke Baitullah bersama Jana Madinah Wisata 🤍

📞 Konsultasi & pendaftaran sekarang juga, karena kuota keberangkatan terbatas!