Jakarta — Umat Islam di berbagai daerah memiliki tradisi tersendiri dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram. Salah satu tradisi yang cukup dikenal adalah minum susu pada malam atau pagi 1 Muharram.
Tradisi ini ternyata bukan berasal dari sunnah Nabi Muhammad SAW, melainkan berkembang di Jeddah, Arab Saudi. Kebiasaan tersebut berawal dari ulama besar Makkah, Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawy Al Maliki, yang setiap 1 Muharram membagikan susu kepada para santrinya.
Seiring waktu, kebiasaan tersebut berkembang menjadi tradisi masyarakat di Jeddah dalam menyambut tahun baru Hijriah.
Berdasarkan publikasi The Tangible and Intangible Cultural Heritage of the Tradition Houses in the Historical Area of Jeddah and Its Relationship to Cultural Sustainability karya Alia Hisham Abulnaja dkk dalam International Journal of Multidisciplinary Studies in Heritage Research Volume 1 Tahun 2021, masyarakat Jeddah biasa memulai 1 Muharram dengan minum susu pada pagi hari.
Selain itu, mereka juga menyantap hidangan tradisional bernama Mukhliya, makanan khas berbahan daun rami, pada siang harinya.
Setelah salat Zuhur, masyarakat biasanya melanjutkan tradisi dengan minum kopi dan almond, lalu saling berkunjung ke rumah keluarga maupun kerabat untuk mengucapkan selamat tahun baru Islam.
Tradisi tersebut bahkan berlanjut hingga hari Asyura atau 10 Muharram. Setelah menjalankan puasa Asyura, masyarakat akan menyantap hidangan khas bernama Ashouriya.
Sumber lain yang dilansir The Daily Star menyebutkan, tradisi minum susu pada 1 Muharram dipercaya melambangkan harapan akan kemurnian dan kebaikan di tahun yang baru. Sementara hidangan seperti Mukhliya dimaknai sebagai simbol agar kehidupan di tahun mendatang tetap “hijau” atau penuh keberkahan.
Tradisi minum susu di awal Muharram juga pernah mendapat perhatian dari pemerintah Arab Saudi. Kementerian Kesehatan Arab Saudi bahkan meluncurkan Hari Minum Susu Internasional untuk pertama kalinya pada 1 Muharram 1428 H atau tahun 2007 M.
Selain tradisi minum susu, umat Islam juga dianjurkan membaca doa sebelum meminumnya. Dalam buku Doa dan Zikir Harian Nabi karya Imam Abu Wafa, disebutkan doa minum susu yang berasal dari riwayat Ibnu Abbas RA dan dihasankan oleh Imam At-Tirmidzi.
Berikut bacaannya:
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَزِدْنَا مِنْهُ
“Allâhumma bârik lanâ fîmâ razaqtanâ wazidnâ minhu.”
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di dalam rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan tambahkanlah rezeki itu untuk kami.”
(HR Tirmidzi, Abu Dawud, Ahmad, dan Ibnu Majah)
Sementara dalam Kamus Doa susunan Luqman Junaedi juga terdapat doa khusus sebelum minum susu:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ، وَزِدْنَا مِنْهُ فَإِنَّهُ لَيْسَ شَيْءٌ يُجْزِئُ مِنَ الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ غَيْرَ اللَّبَنِ
“Allâhumma bârik lanâ fîhi, wazidnâ minhu fa innahu laisa syai’un yujzi’u minath tha‘âmi wasy syarâbi ghairal laban.”
Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di dalamnya dan tambahkanlah karunia kepada kami, karena tidak ada sesuatu yang dapat menggantikan makanan dan minuman sekaligus selain susu.”
(HR Ahmad dan Tirmidzi).
Pastikan ibadah haji dan umroh Anda lebih nyaman, aman, dan terarah bersama Jana Madinah Wisata ✨
Mulai dari persiapan keberangkatan, pendampingan ibadah, hingga pelayanan selama di Tanah Suci, kami siap menemani perjalanan ibadah Anda dengan pelayanan terbaik.
Yuk wujudkan niat suci ke Baitullah bersama Jana Madinah Wisata 🤍
📞 Konsultasi & pendaftaran sekarang juga, karena kuota keberangkatan terbatas!
