Musim haji 1447 H/2026 M resmi berakhir. Setelah jutaan jemaah mulai kembali ke negara masing-masing, pemerintah Arab Saudi langsung bergerak melakukan proses pembersihan dan penataan ulang di berbagai kawasan suci serta fasilitas penunjang haji.


Mengutip laporan Arab News, jumlah jemaah haji tahun ini mencapai 1.707.301 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 2,04 persen dibanding musim haji tahun sebelumnya.

Dari total tersebut, sebanyak 1.546.655 jemaah berasal dari luar Arab Saudi, dengan mayoritas tiba melalui jalur udara. Sementara 160.646 lainnya merupakan warga negara maupun penduduk yang berada di Saudi.


Pasca berakhirnya seluruh rangkaian ibadah, kawasan Mina mulai menjalani proses pemeriksaan menyeluruh. Berbagai fasilitas sementara diperbaiki, dibersihkan, hingga dibongkar untuk disimpan kembali dan digunakan pada musim haji berikutnya.


Jalan-jalan utama dibersihkan, sistem pendingin diperiksa, serta berbagai perlengkapan darurat dikembalikan ke pusat logistik regional setelah melalui pengecekan teknis.

Perwakilan Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi menjelaskan bahwa penutupan fasilitas musiman dilakukan secara bertahap sesuai prosedur operasional yang telah disusun sebelumnya.

"Setelah musim haji selesai, kami mulai menutup operasional fasilitas darurat musiman dan mempersiapkannya kembali untuk musim berikutnya agar seluruh sumber daya tetap optimal," ujarnya kepada Arab News.


Selama musim haji berlangsung, otoritas Saudi mengoperasikan pusat layanan darurat permanen berbahan baja serta fasilitas sementara berupa tenda dan kabin portabel.

Fasilitas permanen akan diamankan dan ditutup hingga musim berikutnya, sedangkan fasilitas sementara dibongkar lalu dipindahkan ke gudang penyimpanan.

Seluruh perlengkapan medis dan perangkat tanggap darurat juga didata ulang serta menjalani inspeksi teknis sebelum dikembalikan ke masing-masing wilayah operasional.

Pemerintah Saudi turut melakukan pemeriksaan besar terhadap berbagai infrastruktur utama seperti jalan, terowongan, jaringan listrik, air, hingga sistem pendingin yang bekerja maksimal selama jutaan jemaah berkumpul di Tanah Suci.


Kidana Development Company selaku pengelola kawasan suci juga mulai memasuki tahap rehabilitasi dan pengembangan pasca haji. Pemeriksaan dilakukan terhadap fasilitas permanen maupun fasilitas sementara untuk menentukan mana yang diperbaiki, disimpan, atau diganti dengan teknologi baru yang lebih efisien.

Selain pemeliharaan fisik, Saudi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap data operasional musim haji tahun ini. Evaluasi mencakup arus pergerakan jemaah, efektivitas transportasi, respons layanan darurat, hingga penanganan cuaca panas ekstrem.


Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar peningkatan kualitas layanan haji di masa mendatang sebagai bagian dari target besar Visi Saudi 2030.

Sistem transportasi haji juga mulai memasuki tahap pemeliharaan. Armada bus pengangkut jemaah diperiksa sebelum dikembalikan kepada operator, sedangkan Metro Al-Mashaaer Al-Mugaddassah menjalani inspeksi teknis sebelum kembali disiagakan untuk musim haji berikutnya.

Di sisi lain, pengelolaan sampah selama musim haji juga menjadi perhatian serius pemerintah Saudi. Dengan kehadiran lebih dari 1,7 juta jemaah, volume limbah yang dihasilkan meningkat drastis dalam waktu singkat.


Juru Bicara National Center for Waste Management, Sultan Al-Harthi, mengatakan limbah selama musim haji terdiri dari berbagai jenis, mulai dari sampah rumah tangga, limbah medis, limbah rumah potong hewan, hingga limbah proyek Adahi.


Menurutnya, seluruh jenis limbah diproses melalui jalur khusus agar penanganannya tetap aman dan ramah lingkungan.

Ia mengakui lonjakan volume sampah dan keterbatasan perusahaan pengelola limbah khusus menjadi tantangan tersendiri selama musim haji berlangsung.

"Tantangan ini membutuhkan koordinasi yang lebih kuat antarinstansi, peningkatan kepatuhan, serta dukungan lebih besar kepada perusahaan pengelola limbah agar tercipta solusi yang lebih berkelanjutan," jelasnya.


Pastikan ibadah haji dan umroh Anda lebih nyaman, aman, dan terarah bersama Jana Madinah Wisata ✨

Mulai dari persiapan keberangkatan, pendampingan ibadah, hingga pelayanan selama di Tanah Suci, kami siap menemani perjalanan ibadah Anda dengan pelayanan terbaik.

Yuk wujudkan niat suci ke Baitullah bersama Jana Madinah Wisata 🤍

📞 Konsultasi & pendaftaran sekarang juga, karena kuota keberangkatan terbatas!