Puasa merupakan salah satu ibadah yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Melalui puasa, seorang muslim dilatih untuk mengendalikan hawa nafsu serta menjaga diri dari berbagai godaan dunia. Selain menjadi sarana penyucian jiwa, puasa juga menjadi sebab keselamatan dari azab di akhirat kelak. Dalam syariat Islam, terdapat puasa yang bersifat wajib dan ada pula yang dianjurkan (sunnah). Setelah menunaikan puasa wajib, seperti puasa Ramadan, sangat baik apabila seorang muslim melengkapinya dengan puasa-puasa sunnah. Sebab, amalan sunnah memiliki peran penting dalam menyempurnakan kekurangan yang mungkin terjadi pada ibadah wajib. Oleh karena itu, ibadah sunnah tidak sepatutnya dianggap remeh atau diabaikan.

Keutamaan Orang yang Berpuasa

Puasa termasuk ibadah yang memiliki keutamaan luar biasa di sisi Allah Subahanhu Wa Ta’ala. Dalam berbagai hadits dijelaskan bahwa pahala puasa memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan amalan lainnya. Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya, sedangkan puasa adalah ibadah yang secara khusus Allah nisbatkan kepada diri-Nya dan Allah sendiri yang akan memberikan balasannya.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.”” (HR. Muslim no. 1151)

Beberapa keutamaan yang akan diperoleh oleh orang yang berpuasa antara lain:

  • Mendapatkan pahala yang sangat besar dan tidak terbatas.
  • Puasa menjadi ibadah yang memiliki kedudukan khusus di sisi Allah.
  • Menjadi salah satu sebab seseorang memperoleh surga.
  • Mendapatkan dua kebahagiaan, yaitu saat berbuka puasa dan saat bertemu dengan Allah di akhirat.
  • Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dibandingkan aroma kasturi.

Menjalankan Puasa dengan Ikhlas dan Sesuai Sunnah

Agar puasa dan seluruh bentuk ibadah diterima oleh Allah Subahanhu Wa Ta’ala, terdapat dua syarat utama yang harus dipenuhi.

1. Ikhlas karena Allah

Segala bentuk ibadah harus dilakukan semata-mata untuk mencari ridha Allah, bukan untuk mendapatkan pujian atau penilaian manusia.

2. Mengikuti Tuntunan Rasulullah ﷺ

Ibadah harus dilaksanakan sesuai dengan petunjuk yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ. Amal yang dilakukan tanpa mengikuti tuntunan beliau tidak akan diterima meskipun dilakukan dengan niat yang baik.

Kedua syarat tersebut harus berjalan beriringan. Amal yang ikhlas tetapi tidak sesuai sunnah akan tertolak. Demikian pula amal yang sesuai sunnah namun tidak dilandasi keikhlasan juga tidak akan diterima.

Dalil Anjuran Puasa Senin dan Kamis

Puasa Senin dan Kamis merupakan salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ. Anjuran tersebut didasarkan pada beberapa hadits, di antaranya:

Hari Kelahiran dan Turunnya Wahyu

Dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab,

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

“Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.”

Ketika Rasulullah ﷺ ditanya mengenai puasa hari Senin, beliau menjelaskan bahwa hari tersebut merupakan hari kelahirannya dan hari ketika wahyu pertama kali diturunkan kepadanya.

Hari Diangkatnya Amal

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.”

Rasulullah ﷺ juga menjelaskan bahwa catatan amal manusia dihadapkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis. Karena itu, beliau senang apabila amalnya diangkat dalam keadaan sedang berpuasa.

Kebiasaan Rasulullah ﷺ

Dari ‘Aisyah, beliau mengatakan,

إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari senin dan kamis.”

Aisyah radhiyallahu 'anha meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ sangat memperhatikan dan rutin melaksanakan puasa pada hari Senin dan Kamis.

Hikmah dan Manfaat Puasa Senin Kamis

Selain memperoleh pahala sunnah, puasa Senin Kamis juga memiliki berbagai hikmah dan manfaat, di antaranya:

  • Memanfaatkan waktu yang mulia ketika amal-amal diangkat kepada Allah.
  • Melatih kedisiplinan dan pengendalian diri.
  • Memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan menjaga kesehatan.
  • Membiasakan diri untuk selalu dekat dengan ibadah sepanjang tahun.

Dalam pelaksanaannya, puasa Senin Kamis dilakukan sebagaimana puasa pada umumnya. Disunnahkan untuk mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka. Adapun niat tidak harus dilafalkan dengan bacaan tertentu, tetapi cukup dihadirkan dalam hati.

Amalan Terbaik Adalah yang Dilakukan Secara Konsisten

Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya.

Salah satu prinsip penting dalam Islam adalah menjaga kesinambungan ibadah. Rasulullah ﷺ menegaskan bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang dilakukan secara terus-menerus meskipun jumlahnya sedikit.

Teladan ini juga terlihat dari kehidupan Rasulullah ﷺ yang senantiasa menjaga konsistensi dalam beribadah. Beliau tidak hanya bersemangat pada waktu-waktu tertentu, tetapi terus menjaga amalannya sepanjang hidup. Karena itu, puasa Senin Kamis menjadi salah satu bentuk ibadah yang sangat baik untuk dirutinkan sebagai sarana menjaga ketakwaan dan kedekatan kepada Allah Subahanhu Wa Ta’ala.

Dengan membiasakan puasa Senin dan Kamis secara istiqomah, seorang muslim tidak hanya memperoleh pahala sunnah, tetapi juga melatih kesabaran, kedisiplinan, serta memperkuat kualitas keimanan dalam kehidupan sehari-hari.


Jika Anda ingin mulai merencanakan perjalanan ibadah UMRAH atau HAJI bersama layanan yang aman dan terpercaya, segera daftarkan diri Anda dan keluarga bersama travel Jana Madinah Wisata, dan mulailah perjalanan terbaik menuju Baitullah.

Wujudkan niat suci Anda bersama Jana Madinah Wisata. Nikmati layanan perjalanan umroh yang nyaman, aman, dan penuh pendampingan ibadah untuk membantu perjalanan spiritual Anda menjadi lebih berkesan.

Mulai dari persiapan keberangkatan, pendampingan ibadah, hingga pelayanan selama di Tanah Suci, kami siap menemani perjalanan ibadah Anda dengan pelayanan terbaik.

Yuk wujudkan niat suci ke Baitullah dan Madinah AL-Munawarah

bersama Jana Madinah Wisata 🤍

🕋 Tersedia Paket UMROH ITIKAF RAMADHAN BULAN FEB 2027 M / 1448 H (⇐ klik)

🕋 PROGRAM TABUNGAN UMROH (⇐ klik), Mulai dari Rp 31,5 Juta

Cukup DP ringan Rp 750 Ribu, kamu sudah bisa amankan seat!

🕋 Paket Umroh tersedia untuk keberangkatan September - January 2027 (⇐ klik)

🕋 Paket Umroh Private tersedia tinggal atur jadwal keberangkatan nya 

🕋 Paket Haji Plus (⇐ klik) dan Haji plus VIP (⇐ klik)

🤝 Pendampingan ibadah berpengalaman

📍 Kuota terbatas

Semoga Allah memudahkan langkah kita menjadi tamu-Nya di Baitullah.

📞 Konsultasi & pendaftaran sekarang juga, karena kuota keberangkatan terbatas! (⇐ klik)