Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menambah petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari unsur Kepolisian Republik Indonesia di Arab Saudi. Kehadiran polisi sebagai petugas haji pun mendapat perhatian dari Tim Pengawas Haji DPR RI.


Anggota Timwas Haji DPR, Nasir Jamil, mengatakan keterlibatan polisi dalam penyelenggaraan haji diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.


Menurutnya, tugas utama polisi tetap berkaitan dengan fungsi melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Karena itu, keterlibatan mereka dalam operasional haji dinilai dapat menjadi sarana pembelajaran langsung, terutama dalam pendampingan dan pengawasan jemaah.


Nasir Jamil menyampaikan hal tersebut di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (20/5/2026), menjelang keberangkatannya ke Arab Saudi sebagai bagian dari Timwas Haji DPR.

Ia juga menilai musim haji menjadi momentum penting bagi aparat kepolisian untuk mempelajari pengelolaan mobilitas jutaan manusia, khususnya dalam pengaturan lalu lintas kendaraan jemaah agar tetap tertib dan tidak menimbulkan kemacetan.


Selain itu, Nasir menegaskan keterlibatan berbagai komisi DPR dalam Timwas Haji merupakan bentuk komitmen parlemen untuk memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar dan pelayanan kepada jemaah Indonesia terus meningkat setiap tahunnya.


Melalui pengawasan tersebut, DPR ingin memastikan seluruh aspek layanan haji dapat dievaluasi dan diperbaiki demi menghadirkan pelayanan yang lebih maksimal bagi jemaah Indonesia di Tanah Suci.


Pastikan ibadah haji dan umroh Anda lebih nyaman, aman, dan terarah bersama Jana Madinah Wisata ✨

Mulai dari persiapan keberangkatan, pendampingan ibadah, hingga pelayanan selama di Tanah Suci, kami siap menemani perjalanan ibadah Anda dengan pelayanan terbaik.

Yuk wujudkan niat suci ke Baitullah bersama Jana Madinah Wisata 🤍

📞 Konsultasi & pendaftaran sekarang juga, karena kuota keberangkatan terbatas!