Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengingatkan jemaah haji Indonesia agar mengikuti jalur yang telah ditentukan saat pelaksanaan lempar jumrah di Mina pada 10 Zulhijah dan hari-hari tasyrik. Imbauan tersebut khususnya ditujukan bagi jemaah yang menempati tenda di Mina.
Koordinator Satuan Operasi Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Satop Armuzna) sekaligus bidang Pelindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Harun Arrasyid Usman, mengatakan seluruh jemaah yang berada di Mina diarahkan melewati Terowongan Muaisim dan diprioritaskan melaksanakan lempar jumrah di lantai tiga Jamarat.

Menurut Harun, petugas di lapangan akan mengatur arus pergerakan jemaah sesuai skema yang telah disusun, termasuk membedakan jalur bagi jemaah yang kembali ke tenda Mina dan jemaah yang mengikuti skema tanazul menuju hotel.
Ia menjelaskan, setelah menyelesaikan jumrah Aqabah, Wustha, dan Ula, jemaah akan diarahkan kembali melalui jalur terowongan hingga kembali ke area tenda Mina.
Harun juga mengimbau jemaah yang melaksanakan lempar jumrah di lantai tiga agar tidak berpindah ke lantai lain setelah ibadah selesai. Menurutnya, perpindahan jalur dapat menghambat kelancaran arus jemaah di area Jamarat.
“Kami mengimbau setelah selesai melontar jumrah, jemaah tidak turun ke lantai bawah dan mengikuti arahan petugas untuk kembali ke tenda melalui jalur yang sudah disiapkan,” ujar Harun saat meninjau jalur Mina–Jamarat, Minggu, 17 Mei 2026.
Selain itu, jemaah juga diminta tetap tenang ketika berada di terowongan, termasuk apabila terjadi gangguan teknis seperti padamnya lampu penerangan.
Harun menyebut mayoritas jemaah haji Indonesia menempati Zona 3 dan Zona 5 di sekitar Terowongan Muaisim yang terbagi dalam 61 markas dengan kapasitas tenda berbeda-beda. Sementara itu, skema tanazul atau pemulangan jemaah langsung ke hotel setelah jumrah Aqabah masih dalam tahap finalisasi dan rencananya difokuskan di Zona 5.
Untuk memperkuat pengawasan selama puncak ibadah haji, PPIH juga membentuk Tim Khusus (Timsus) Mina yang beranggotakan personel perlindungan jemaah berpengalaman. Tim tersebut diberangkatkan lebih awal menuju Mina agar siap memberikan bantuan maksimal saat jemaah tiba.
Timsus Mina bertugas mengawasi pergerakan jemaah dari Muzdalifah menuju Jamarat Aqabah sekaligus memantau kepadatan di jalur-jalur utama yang menjadi titik penting mobilitas jemaah haji.
Pastikan ibadah haji dan umroh Anda lebih nyaman, aman, dan terarah bersama Jana Madinah Wisata ✨
Mulai dari persiapan keberangkatan, pendampingan ibadah, hingga pelayanan selama di Tanah Suci, kami siap menemani perjalanan ibadah Anda dengan pelayanan terbaik.
Yuk wujudkan niat suci ke Baitullah bersama Jana Madinah Wisata 🤍
📞 Konsultasi & pendaftaran sekarang juga, karena kuota keberangkatan terbatas!
