Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola ibadah haji yang lebih transparan, akuntabel, dan sesuai syariah. Salah satu fokus utama tahun ini adalah pengelolaan serta pembayaran dam bagi jemaah haji Indonesia.


Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, dalam konferensi pers di Media Center Haji, Jumat (15/5/2026). Pemerintah menilai pengelolaan dam menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan haji karena berkaitan dengan kepatuhan syariah dan aturan yang berlaku di Arab Saudi.


Kemenhaj juga mengingatkan jemaah, khususnya yang menjalankan haji tamattu, agar memahami mekanisme pembayaran dam sesuai ketentuan resmi pemerintah.

Pemerintah menegaskan tetap menghormati perbedaan pandangan fikih terkait pelaksanaan dam. Bagi jemaah yang meyakini dam dapat ditunaikan di Indonesia, pemerintah mempersilakan pelaksanaan sesuai mekanisme yang berlaku. Sementara bagi jemaah yang meyakini dam harus dilakukan di Tanah Haram, pemerintah memfasilitasi pembayaran melalui lembaga resmi di Arab Saudi.


Untuk pelaksanaan di Arab Saudi, pembayaran dam dilakukan melalui Adahi Project yang telah diakui otoritas Kerajaan Arab Saudi dan terintegrasi dengan platform Nusuk.

Tahun ini, biaya dam ditetapkan sebesar 720 riyal Saudi per jemaah. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 34 ribu jemaah Indonesia telah menyelesaikan pembayaran dam sesuai prosedur resmi.

Untuk memudahkan layanan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi langsung hotel tempat jemaah menginap. Skema ini diprioritaskan bagi lansia, penyandang disabilitas, dan jemaah berisiko tinggi.

Setiap proses pembayaran juga didampingi petugas kloter, dan jemaah akan menerima bukti pembayaran resmi setelah transaksi selesai sebagai tanda kewajiban dam telah tercatat dalam sistem.


Pemerintah mengingatkan jemaah agar tidak melakukan pembayaran melalui jalur tidak resmi, termasuk menggunakan jasa calo atau pihak yang tidak berwenang. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penipuan dan memastikan proses pembayaran berlangsung aman, tertib, dan transparan.

PPIH terus melakukan sosialisasi kepada jemaah terkait kewajiban dam, pilihan jenis haji, hingga mekanisme pembayaran. Jemaah juga diimbau aktif berkoordinasi dengan ketua regu, ketua rombongan, ketua kloter, maupun petugas sektor agar tidak salah informasi selama pelaksanaan ibadah haji.


Bersama Jana Madinah Wisata, perjalanan umroh Anda dapat menjadi pengalaman ibadah sekaligus wisata religi yang penuh ilmu dan kenangan. Program perjalanan dirancang untuk membantu jamaah lebih memahami sejarah Islam, perjuangan Nabi Muhammad ﷺ, serta keutamaan tempat-tempat suci di Tanah Haram.

Mari wujudkan impian berkunjung ke Tanah Suci dan menyaksikan langsung keindahan serta sejarah Jabal Uhud bersama keluarga tercinta.

InsyaAllah kami siap mendampingi perjalanan umroh Anda dan keluarga dengan pelayanan terbaik, nyaman, aman, dan penuh kekeluargaan. Dan InsyaAllah perjalanan ibadah akan dibimbing dengan baik agar jamaah bisa lebih tenang dan khusyuk dalam beribadah.

🕋 Paket Umroh tersedia untuk keberangkatan Juli - January 2027

✈️ Hotel nyaman dan lokasi strategis

🤝 Pendampingan ibadah berpengalaman

📍 Kuota terbatas

Semoga Allah memudahkan langkah kita menjadi tamu-Nya di Baitullah.


Segera daftarkan diri Anda dan keluarga untuk umroh bersama travel Jana Madinah Wisata.

Customer Service : 0813-7477-4715 / 0813-7477-4703.